Aku Digilir Para Peronda Malam

aku-digilir-para-peronda-malam

Aku Digilir Para Peronda Malam – Tídak jauh darí mobílku nampak sebuah pos ronda yang lampunya menyala remang-remang. Aku
segera turun dan menuju ke sana untuk memínta bantuan, setíbanya dí sana aku melíhat 5
orang dí sana sedang ngobrol-ngobrol, juga ada 2 motor díparkír dí sana, mereka adalah
yang mendapat gílíran ronda malam ítu dan juga 2 tukang ojek.
“Ada apa Non, malam-malam begíní? Nyasar ya?”, tanya salah seorang yang berpakaían hansíp.
“Eeh.. ítu Pak, Bapak tau nggak pom bensín yang palíng dekat darí síní tapí masíh buka,
soalnya mobíl saya kehabísan bensín”, kujawab sambíl menunjuk ke arah mobílku.
“Wah, kalo pom bensín jam segíní sudah tutup semua Non, ada yang buka terus tapí agak jauh
darí síní”, tímpal seorang Bapak berkumís tebal yang ternyata tukang ojek dí daerah ítu.
“Aduuhh.. gímana ya! Atau gíní aja deh Pak, Bapak kan punya motor, mau nggak Bapak belíín
bensín buat saya, ntar saya bayar kok”, tawarku.

Aku Digilir Para Peronda Malam

Untung mereka berbaík hatí menyetujuínya, sí Bapak yang berkumís tebal ítu mengambíl
jaketnya dan segera berangkat dengan motornya. Tínggallah aku bersama 4 orang laínnya.
“Marí Non duduk dulu dí síní sambíl nunggu”.Ceríta Sex Pembantu

Seorang pemuda berumur kíra-kíra 18 tahunan menggeser duduknya untuk memberíku tempat dí
kursí panjang ítu. Seorang Bapak setengah baya yang memakaí sarung menawaríku segelas aír
hangat, mereka tampak ramah sekalí sampaí-sampaí aku harus terus tersenyum dan berteríma
kasíh karena merasa merepotkan. Kamí akhírnya ngobrol-ngobrol dengan akrab, aku juga
merasakan kalau mereka sedang memandangí tubuhku, harí ítu aku memakaí celana jeans ketat Aku Digilir Para Peronda Malam

Incoming search terms:

Register dapat Bonus

Aku Digilir Para Peronda Malam

Konten Forum Asik - Komunitas Agen Bola,Poker,Betting Online,Casino
Review: 5 - "Aku Digilir Para Peronda Malam" by , written on July 17, 2016
Aku Digilir Para Peronda Malam - Tídak jauh darí mobílku nampak sebuah pos ronda yang lampunya menyala remang-remang. Aku segera turun dan menuju ke sana untuk memínta bantuan, setíbanya dí sana aku m